Cara Mengatasi Rekan Kerja yang Licik, Curang, dan Menyebalkan

Cara Mengatasi Teman Kerja yang Licik, Curang, dan Penuh Strategi_Di tempat kerja, banyak orang dengan berbagai karakter. Mereka akan menjadi rekan kerja kita saat kita bekerja di instansi/perusahaan yang sama. Di sana kita akan bertemu banyak teman kerja yang memiliki karakter positif yang selalu siap membantu kita dan memberi kita inspirasi serta semangat, namun di sisi lain, kita juga akan bertemu dengan si karakter jahat yang membahayakan. Ia licik, curang dan penuh strategi.
Cara Menghadapi Rekan Kerja yang Licik, Curang dan Penuh Strategi
Perlu ekstra hati-hati saat berhadapan dengan rekan kerja yang memiliki karakter licik, curang dan penuh strategi. Sekali saja ia menemukan celah pada diri kita, maka ia bisa mempengaruhi orang lain untuk melihat sisi buruk kita. Ia bisa mempengaruhi siapa saja, baik rekan kerja satu tim, atau bahkan atasannya sekalipun. Biasanya si licik, curang dan penuh strategi ini memiliki kemampuan diplomasi tingkat tinggi yang mampu meyakinkan orang lain dengan berbagai cara.

Si licik, curang dan penuh strategi juga mampu bersikap manis terhadap orang yang ia tidak sukai. Si licik tidak suka terutama kepada orang lain yang bisa menunjukkan prestasi dan memiliki kemampuan lebih darinya. Saat ia menyadari bahwa ia tak memiliki apa yang dimiliki orang lain, maka muncullah sifat jahatnya dan berusaha membalik keadaan dengan kelicikannya.

Bagaimana cara terbaik untuk menghadapi/mengatasi si licik, curang, penuh strategi, dan menyebalkan?
Hal pertama yang kita lakukan saat berhadapan dengan si licik, curang dan banyak strategi adalah dengan tidak banyak berbicara dengannya kecuali jika diperlukan.

Bicaralah secukupnya saja dan tak perlu berbasa-basi namun tetap sopan. Usahakan untuk tidak duduk berlama-lama dengan si licik dan berbicara tentang berbagai hal karena si licik bisa memancing kita dengan caranya yang seringkali tidak kita sadari.

Namun, dalam hal ini, kita juga harus menyadari bahwa musuh terbesar kita bukanlah si licik, curang dan penuh strategi, melainkan diri kita sendiri. Hal ini karena apapun akibat yang kita dapat dari luar sebenarnya merupakan hasil daripada apa yang kita perbuat dan ucapkan.

Jadi, selain berhati-hati dengan si licik, kita juga harus lebih berhati-hati terhadap diri kita sendiri. Jangan sampai kita melakukan sesuatu atau mengucapkan sesuatu yang bisa mengundang si licik yang dengki untuk mengambil keuntungan dan merugikan kita.

Demikian artikel tentang cara menghadapi rekan kerja yang licik, curang, dan penuh strategi. Semoga bermanfaat.

Pembaca yang Terhormat, terima kasih atas kunjungan Anda. Semoga Anda bisa mengambil manfaat dari blog sederhana ini.

Admin mohon agar kiranya Anda berkenan meninggalkan jejak dengan berkomentar, baik komentar yang sifatnya melengkapi, menguatkan, menjawab pertanyaan teman, maupun berupa materi diskusi yang sesuai topik pembahasan di atas.

Silakan berkomentar dengan WordPress/LiveJournal/TypePad/AIM/Anonymous.

Khusus untuk Blogger, sebaiknya Anda berkomentar menggunakan Name/URL, OpenID, dan/atau Google+, agar Admin lebih mudah berkunjung ke blog Anda. (jangan tinggalkan link aktif maupun pasif di kolom komentar, pakai Name/URL saja)
EmoticonEmoticon